Skip to main content

Cara Reset File Hosts di Windows 7, 8,10

Om Swastyastu…

Pada tutorial kali ini, saya akan memberitahukan cara mereset file host ke keadaan semula. File Hosts (terletak di C:\Windows\System32\Drivers\etc) merupakan file teks yang di gunakan oleh system operasi seperti Windows untuk memetakan hostname ke alamat IP numerik yang mengidentifikasi dan menemukan host dalam jaringan IP.

Beberapa pengguna terkadang mengubah file host untuk keperluan tertentu, misalnya untuk memblokir suatu website. Namun, tidak jarang pula malware memanfaatkan file host untuk meredirect pengguna ke website berbahaya ketika berselancar di internet.

Mengembalikan File Host ke Semula 

1. Buka Notepad, caranya tekan tombol Win+R untuk memunculkan Run kemudian ketik “Notepad” setelah itu klik OK. 

cara reset file hosts di windows

2. Salin teks di bawah ini, kemudian tempelkan di Notepad:

# Copyright (c) 1993-2009 Microsoft Corp.
#
# This is a sample HOSTS file used by Microsoft TCP/IP for Windows.
#
# This file contains the mappings of IP addresses to host names. Each
# entry should be kept on an individual line. The IP address should
# be placed in the first column followed by the corresponding host name.
# The IP address and the host name should be separated by at least one
# space.
#
# Additionally, comments (such as these) may be inserted on individual
# lines or following the machine name denoted by a '#' symbol.
#
# For example:
#
#      102.54.94.97     rhino.acme.com          # source server
#       38.25.63.10     x.acme.com              # x client host

# localhost name resolution is handled within DNS itself.
# 127.0.0.1       localhost
# ::1             localhost

reset hosts di windows 7

3. Pada Notepad, pilih menu File > Save As.... Ketik “hosts” pada kotak File name (lihat gambar dibawah), kemudian simpan di Desktop.

cara reset hosts windows 10

4. Tutup aplikasi Notepad.

5. Melalui Windows Explorer, navigasi ke C:\Windows\System32\drivers\etc

6. Klik kanan file Hosts kemudian pilih Rename, dan ganti nama ke “hosts.old”.

mengembalikan file hosts

7. Salin atau pindahkan file Hosts yang disimpan di Desktop (pada langkah 3) ke folder C:\Windows\System32\Drivers\etc. Jika ada permintaan hak akses Administrator, klik “Continue”.

cara restore file hosts

Oke, sekian tutorial tentang cara mengembalikan file hosts ke keadaan semula, cara ini bisa diterapkan di Windows 7, 8, dan 10. Semoga bermanfaat…

Referensi: Disini

Om Shanti, Shanti, Shanti Om…


Comments

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar Anda...

Dilarang SPAM dan SARA...

Populer

Download 1000+ Font Gratis Untuk PC

Om Swastyastu... Kumpulan Font Gratis Untuk PC - Dulu, saya pernah membagikan font aksara Bali dan font Mahabharata di blog ini, dan sekarang saya akan membagikan koleksi font lainnya yang saya punya. Cocok untuk kamu yang suka desain, karena kumpulan font gratis ini akan menambah gaya huruf atau tulisan pada desain kamu. Terdapat 1000+ font yang bisa kamu pasang di komputer. Untuk cara pemasangannya, nanti saya akan beri tahu caranya dibawah, tapi sebelum itu berikut adalah contoh koleksi font yang akan saya bagikan. Gambar 1. Link Download: Download 1000+ Koleksi Font Gratis Cara Menginstall Font di Komputer Cara 1 – Menggunakan Copy & Paste. Copy file font yang ingin kamu install, kemudian pergi ke lokasi C:\Windows\Font pada explorer, setelah itu pastekan di folder “Font”. Gambar 2. Cara 2 – Menggunakan Menu Klik Kanan. Pilih satu atau beberapa file font, setelah itu klik kanan kemudian pilih “Install”. Gambar 3. Oke, sekian dulu a...

Cara Membuat Multiboot USB Windows 7/8/10 Dengan YUMI

YUMI (Your Universal Multiboot Installer). Om Swastyastu… Seperti tulisan saya yang sebelumnya tentang membuat bootable USB menggunakan Rufus , kali ini saya akan membagikan cara membuat bootable flashdisk juga, tapi mengunakan tool yang bernama YUMI (Your Universal Multiboot Installer). Keunggulan menggunakan YUMI adalah kita bisa membuat bootable dari banyak file ISO sistem operasi sekaligus dalam satu flashdisk, atau diistilahkan dengan “multiboot”. Dibandingkan dengan Rufus yang hanya bisa membuat bootable untuk satu file ISO saja, dengan membuat multiboot kita bisa lebih menghemat waktu karena kita tidak perlu format dan membuat ulang bootable flashdisk dari awal jika ingin menginstall OS yang berbeda di lain waktu. Jadi bisa lebih praktis ‘kan?. Selain bisa membuat multiboot dari Windows dan Linux, kamu juga bisa menambahkan file bootable ISO dari software utility misalnya seperti software partisi, antivirus, dan masih banyak lagi dalam satu flashdisk, tergantung besar...

Cara Mengaktifkan dan Mematikan Bitlocker di Windows 10

Om Swastyastu... Harddisk merupakan komponen komputer yang berguna untuk tempat menyimpan data. Kapasitas harddisk biasanya dibagi menjadi beberapa partisi, misalnya partisi sistem, partisi tempat data pengguna (Dokumen. Foto, Musik, Video, Game, dll), dan juga partisi lainnya tergantung kebutuhan... Tapi, saya tidak akan membahas lebih lanjut apa itu harddisk. Karena yang saya bahas adalah data yang tersimpan pada harddisk tersebut. Sebagian pengguna, pasti punya data pribadi yang tersimpan di harddisk, mungkin juga kamu. Yang namanya data pribadi, pasti kita tidak ingin orang lain mengetahuinya bukan?. Pada tulisan ini saya akan memberitahu kamu cara melindungi data pribadi kamu itu, dengan cara menyimpannya di partisi yang dikunci atau diberi password... Lalu, bagaimana caranya?... Caranya adalah dengan menggunakan fitur bawaan Windows yang bernama BitLocker Drive Encryption . BitLocker berguna untuk mengenkripsi/mengunci partisi pada Windows, selain itu bisa ju...